..:: Selamat Datang di Website Resmi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Balikpapan ::..

Tingkatkan Kinerja, Hari ini Bappeda Litbang Luncurkan 3 Inovasi Perubahan

Thursday - 28 Desember 2017 - Dibaca: 402 kali

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan meluncurkan 3 proyek perubahan, yaitu Klinik SiPEKa, SiPintar, dan SiVnograD. Program ini diluncurkan Sekretatis Bappeda Litbang Agus Budi Prasetyo yang mewakili Kepala Bappeda Litbang, di Aula Bappeda Litbang, Jumat (10/11/2017).

Sekretatis Bappeda Litbang Kota Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengatakan peluncuran ini merupakan tanda dimulainya 3 proyek perubahan di lingkungan Bappeda Litbang Balikpapan dalam rangka peningkatan kinerja organisasi.

“Adapun proyek perubahan yang diluncurkan yaitu Klinik Sipeka, yaitu Klinik Sistem Pengendalian dan Evaluasi Kinerja, SiPIntar (Sistem Evaluasi dan Pemantauan Internal Capaian Kinerja), dan SiVnograD (Sistem Fasilitasi dan Verifikasi Usulan Program dan Kegiatan Perangkat Daerah,” ungkap Agus saat peluncuran.

Agus menjelaskan Klinik Sipeka merupakan wadah yang disediakan oleh Bappeda Litbang bagi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan dalam melaksanakan pengendalian dan evaluasi rencana kerja pembangunan daerah.

Upaya pengendalian dan evaluasi penting dilaksanakan oleh perangkat daerah guna keberhasilan perencanaan pembangunan.

“Di Klinik ini kami akan memberikan pelayanan kepada Perangkat Daerah dalam memandu kegiatan pengawasan dan pengendalian agar program/kegiatan yang dijalankan sesuai dengan rencana kerja yang tertuang dalam dokumen perencanaan,” papar Agus.

Sementara itu Si Pintar merupakan sistem yang dibangun secara online oleh Bappeda Litbang untuk meningkatkan kualitas penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LkjIP) Bappeda Litbang Kota Balikpapan, yang terfokus pada evaluasi dan pemantauan internal capaian kinerja.

Sistem ini akan menyajikan keterkaitan kinerja individu secara benjenjang dan tata cara pengisian pencapaian kinerja dari tingkatan pimpinan yang terendah, sehingga dapat diketahui pencapaian kinerja instansi secara berjenjang dan berkala.

“Dengan adanya sistem ini diharapkan evaluasi serta pemantauan capaian kinerja individu dapat diketahui kemajuannya secara berkala untuk mendukung tercapainya kinerja instansi,” jelasnya.

Sedangkan SiVnograD, lanjut Agus, merupakan sistem aplikasi yang dibangun untuk membantu mengatasi permasalahan-permasalah dalam proses verifikasi usulan program dan kegiatan Perangkat Daerah .

“Dengan sistem ini maka akan mempermudah dalam hal pengendalian atau monitoring dan evaluasi usulan program dan kegiatan Perangkat Daerah,” lanjutnya. (Diskominfo/mgm)